Sebelumnya saya pribadi minta maaf mengangkat tema ini. namun saya hanya ingin sharing dan membuat harapan beberapa sahabat tidak pupus.

 

Dari pengalaman sebelumnya dan beberapa curhatan teman, saya sempat mengambil kesimpulan bahwa setelah berhijrah kita akan terkungkung tidak berkembang. kenapa saya berfikir sependek itu. pengalaman bekerja di sebuah perusahaan multinasional yang sedang berkembang saat itu membuat saya harus mengalami pemberontakan batin yang teramat karena status sebagai staff marketing yang mengharuskan penampilan fashionable sementara saat itu saya adalah seorang perempuan berjilbab. ada larangan mengenakan jilbab jika masuk ke perusahaan client. saya hanya berfikir simple untuk client “khusus” seperti itu saya bisa share job bareng temen yang tidak harus memakai jilbab.

 

Masalah berikutnya timbul. sebagaima seorang marketing seharusnya berpakaian netral, dalam arti mengenakan pakaian fashionable meski berjilbab. itu artinya saya harus membuat jilbab saya melilir sesuai trendsetter kala itu. hati kembali gamang.

 

Hingga akhirnya dalam hati berteriak ini tentang iman yang tidak bisa di gadaikan. Mengambil langkah untuk resign adala keputusan memulai hijrah.

 

Tugas seorang perempuan adalah menjaga kehormatannya, sebagian yang bisa dibilang hijrah lebih dulu menganggap bahwa perempuan itu gak harus bekerja cukup dirumah menjadi istri dan mengurus anak-anak. sempat tersugesti dengan hal tersebut. namun kembali lagi jika bisa melakukannya secara seimbang kenapa tidak?

Seorang perempuan memang dilarang untuk bepergian tanpa mahram, namun jika tujuannya jelas untuk bekerja apakah itu menjadi hal yang salah sehingga mengurangi tingkat ke sholehah an seorang perempuan?

 

Ketika seorang istri bekerja namun sebelum berangkat bekerja ia terlebih dulu menyelesaikan segala tanggung jawab mengurus rumah bahkan keperluan suami dan tiba dirumah sebelum suami pulang kerja apakah itu menjadikan seorang wanita tak layak disebut istri sholehah.

 

Dan ketika seorang ibu bekerja, sementara kebutuhan anaknya telah dipenuhi bahkan komunikasi bebrapa kali dilakukan serta pada jam istirahat diluarkan untuk mengunjungi sang anak apakah tetap disebut sebagai ibu yang tidak ideal karena tidak standby di rumah?

 

Hati dan akhlak bisa dibentuk menjadi baik dengan memperbaiki lahiriah terlebih dulu. Memakai pakaian dan jilbab sesuai ajaran Al Quran yang menjulur menutup dada dan tidak menerawan (tembus pandang) juga tidak membentuk lekuk tubuh adalah langkah awal yang tepat. ketika seseorang mulai mendekati segala perintah dalam Al Quran dan sunnah perlahan hatinya akan terpaut dengan Allah dan Rasul. Meneladani segala yang diperintahkan dan menjauhi setiap larangan.

 

Segala hal yang dilakukan dengan tulus kenapa harus menjadi rusak karena penilaian beberapa orang tentang kriteria menjadi perempuan, istri dan ibu sholehah.

 

Apakah perempuan yang sudah hijrah tidak boleh dan tidak mendapat kesempatan untuk berkarir?

 

Saya akan jawab dengan lantang “this is your life, Lakukan selama itu tidak melanggar norma agama dan masyarakat.”

 

Tidak semua pimpinan perusahaan itu tidak mengerti peraturan. kalaupun tidak paham perlahan dijelaskan maka pelan tapi pasti seorang pemimpin akan menerima bahwa bekerja tidak harus bersinggungan dengan agama yang merupakan kehidupan pribadi dari setiap individu.

 

Peraturan yang adapun tidak seketat yang dibayangkan. bisa dibicarakan. Semakin banyak usia semakin dewasa dalam berfikir dan menghadapi masalah.

 

Setelah beberapa tahun saya menemukan bahwa tidak semua perusahaan itu melihat bungkus kita, tapi melihat bagaimana cara berfikir kita. tidak ada larangan menggunakan jilbab besar dikantor seperti yang pernah saya takutkan di awal-awal hijrah. Nothing to lose, semua berjalan mengalir se encer otak bekerja. Jadi untuk para adek-adek yang ragu apa mungkin bisa mendapat kerja jika berhijrah memakai pakaian syar’i ? jawaban dari saya “Jadi diri sendiri, jangan gadaikan agama demi UMR yang tak seberapa. yang terpenting adalah kemampuan kamu dalam bekerja.”

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s